image

WISATA AIR: Objek wisata bawah air di mata air Ponggok, Kecamatan Polanharjo menjadi magnet warga untuk berfoto. (Foto suaramerdeka.com/Achmad Hussain)

06 Januari 2018 | 08:36 WIB | Wisata

Wisata Desa Raup Miliaran Rupiah

  • Akhir Tahun Membeludak

KLATEN, suaramerdeka.com- Objek wisata yang dikelola pemerintah desa melalui BUMDes sepanjang tahun 2017 meraup pendapatan miliaran rupiah. Beberapa objek wisata mencuat menjadi daya tarik wisatawan.

Kepala Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Yoyok Kartika mengatakan pendapatan yang sudah didapat BUMDes dari objek wisata Bukit Cinta sekitar Rp 500 juta dalam satu tahun. 

'' Padahal baru enam bulan digarap dan dikelola,'' jelasnya, Sabtu (6/1). 

Dikatakannya, animo masyarakat berkunjung ke bukit cinta di Gunung Gajah tidak terduga. Di lokasi yang pernah menjadi tempat pelantikan 48 kepala desa serentak oleh Bupati itu dikunjungi puluhan ribu orang selama satu tahun. 

Pada bulan Desember 2017 saja tercatat ada sekitar 12.000 wisatawan masuk ke lokasi. Untuk sementara tiket hanya diparok murah. Kunjungan biasa
hanya Rp 2.000 per orang dan saat ada even hiburan lain menjadi Rp 3.000 sampai Rp 4.000 per orang. 

Pengunjung tidak hanya warga lokal Kabupaten Klaten tetapi dari Yogyakarta, Solo dan Jatim. Pengelolaan objek itu diserahkan ke BUMDes dan terus dikembangkan. 

Tahun ini pembangunan kolam-kolam mulai dilakukan untuk menambah objek wisata bagi pengunjung. Dari hasil pendapatan objek itu, sudah ada yang digunakan untuk masyarakat berupa beasiswa. Tidak hanya di Bukit Cinta, Gunung Gajah, mata air Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo masih menjadi tujuan utama wisatawan.

Lebihi Target

Sekdes Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Yani Setiadi mengatakan bulan Desember saja jumlah pengunjung mencapai 47.000 orang dengan pendapatan Rp 1,3 miliar dari berbagai sektor. 

'' Target pendapatan tahun 2017 tercapai,'' katanya. Tahun 2017 kata dia, pendapatan dari pengelolaan mata air Ponggok sebesar Rp 13 miliar. Namun realisasinya mencapai Rp 14, 2 miliar. 

Target tahun ini tercapai lebih seperti tahun sebelumnya. Tahun 2016 ditargetkan hanya Rp 9 miliar tercapai di angka Rp 10, 3 miliar. Pemdes melalui BUMDes terus berupaya mengembangkan objek wisata itu dengan berbagai inovasi dan menambah wahana. 

Selain Gunung Gajah dan Ponggok, objek baru yang diserbu warga adalah mata air Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen. Di lokasi itu pembangunan terus dikebut dengan pengunjung mencapai puluhan ribu. Sampai bulan Oktober 2017 saja sudah membukukan pendapatan Rp 500 juta. 

Kades Manjungan, Bambang Pramana Dewa mengatakan sebagian pendapatan itu sudah disalurkan ke masyarakat untuk sosial membiayai jaminan sosial dan untuk mengembangkan objek. 

(Achmad Hussain /SMNetwork /CN19 )