13 Januari 2018 | Ekonomi - Bisnis

Permintaan Properti Diharapkan Naik

SEMARANG- Memasuki 2018, kalangan pengembang berharap permintaan properti segera bergerak naik. Pilkada diperkirakan tak terlalu berpengaruh. ”Kami optimistis, pilkada tak terlalu berpengaruh terhadap permintaan. Memang, situasi tahun lalu tidak bagus; tetapi mudah-mudahan awal tahun ini mulai menggeliat, karena banyak calon konsumen mencari-cari informasi,” tutur Wibowo Tedjo Sukmono, panitia REI Expo di Mal Paragon, kemarin.

Kegiatan rutin tersebut diikuti oleh 11 pengembang dan beberapa stan pendukung. Ditargetkan, paling sedikit 70 unit rumah terjual selama pameran yang berlangsung hingga 21 Januari mendatang. Ia menjelaskan penjualan pada pameran 2017 yang 407 unit jauh di bawah target 700 unit. Dukungan yang membuat pengembang optimistis adalah suku bunga yang bagus.

Setiap pengembang juga memiliki penawaran menarik. ”Ada pengembang yang memberikan subsidi suku bunga, tetapi dikabarkan pemerintah berencana menurunkan lagi suku bunga. Mudah-mudahan hal itu mendorong sektor properti lebih bergairah lagi dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkap Wibowo.

Menurut dia, penjualan rumah masih bagus, terutama rumah bersubsidi atau harga di bawah Rp 500 juta. Tetapi di atas Rp 500 juta belum terlalu signifikan pergerakannya. ”Hampir semua bank sama suku bunganya, tetapi ada pengembang yang memberikan subsidi,” tandas dia.(J14-17)

Berita Lainnya