image

Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun

14 Februari 2018 | 19:48 WIB | Liga Indonesia - Nasional

PSIS Terus Jajaki Jandia

SEMARANG, suaramerdeka.com- PSIS Semarang masih terus berburu kata sepakat terkait negosiasi kontrak pada kiper seleksi Jandia Eka Putra hingga, Rabu (14/2) malam. Jandia masih mempertimbangkan nominal kontrak yang disodorkan PSIS meski sempat kesepakatan terjadi kemarin.

Penjaga gawang asal Padang ini sebelumnya bergabung di latihan sejak Jumat (9/2) pekan lalu. Pelatih PSIS Subangkit hanya butuh dua hari untuk  menyeleksi pemain berusia 30 tahun tersebut. Penampilannya selama 83 menit dalam uji coba melawan Persiba Balikpapan sehari berselang, memikat hati Subangkit.

"Kami terus buka pintu negosiasi dengan Jandia. Meski tadinya hampir deal kami masih menunggu keputusan pemain ini. Kami berharap Jandia bisa sepakat bergabung dan akan mengarungi kompetisi Liga 1/2018 bersama PSIS. Selain Jandia ada Ferdiansyah, Aji Bayu, dan Sendri Johansah yang sebelumnya telah merapat," kata General Manager PSIS, Wahyu Winarto.

Jandia sebelumnya membela klub Liga 1 yang tahun lalu terdegradasi ke Liga 2 yakni Semen Padang. Di tim berjuluk Kabau Sirah, pemain yang punya ciri khas dengan rambut dikuncir ini bermain dalam 22 pertandingan di Liga 1/2017. Menurut catatan di laman resmi Liga Indonesia, Jandia terakhir bermain di pekan ke-31 Liga 1 saat Semen Padang melawan tuan rumah Persija Jakarta  pada 22 Oktober tahun lalu. Jandia hanya bermain selama 42 menit di laga tersebut.

Meski sempat absen beberapa bulan kini Jandia telah kembali fit. Pelatih Kiper PSIS, Budi Cipto telah memastikan Jandia dalam keadaan prima. "Jandia di latihan punya tumpuan yang kuat setelah meloncat. Dia juga paling kuat dalam latihan squat jump. Masuknya Jandia membuat kami memiliki dua kiper berpengalaman dan dua kiper muda. Semoga kiper-kiper senior ini bisa menjadi sosok yang bisa menambah mental dua kiper muda kami," kata Budi Cipto.

Jika Jandia sepakat dia akan  menjadi pemain kee-26 di skuad PSIS yang dikontrak. Selain pemain ini, di latihan PSIS masih menyisakan dua pemain seleksi yang tengah dipantau. Yakni mantan bek kiri PS TNI, Yus Arfandi dan striker asing asal Brazil, Bruno Silva. Nama terakhir dalam latihan Rabu (14/2) tidak terlihat di lapangan. Sebab Bruno harus menepi sejenak karena menderita sakit pencernaan.

Menurut Subangkit, mantan pemain klub Manama di Liga Bahrain itu tidak makan malam. Kondisi tersebut membuat Bruno tidak fit dan tidak diikutkan dalam latihan.
''Bruno mungkin belum terbiasa makan masakan lokal. Dia juga harus adaptasi dalam hal ini. Semalam tidak makan mungkin karena ditinggal dua pemain asing lainnya yakni Petar Planic dan Conteh yang ikut menghadiri acara sponsor bersama manajemen,'' ungkap Subangkit.

(M Alfi Makhsun /SMNetwork /CN26 )