image

CEK: Sejumlah ibu melakukan pengecekan kesehatan yang disediakan di Mobil Klinik oleh TBIG di Wiradesa Kabupaten Pekalongan kemarin. (suaramerdeka.com/Siti Masithoh)

20 Januari 2018 | 22:20 WIB | Suara Pantura

Dukung Peningkatan Kesehatan Ibu Bayi, TBIG Luncurkan Mobil Klinik

PEKALONGAN, suaramerdeka.com- Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan bayi di Kabupaten Pekalongan, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) meluncurkan mobil klinik (Monik). Mobil tersebut tidak hanya dilengkapi tentang program sosialisasi dan edukasi kesehatan saja, tapi juga pemberian obat-obatan yang dibutuhkan secara gratis.

Kepala Dukungan Bisnis (Chief of Business Support) TBIG, Lie Si An menjelaskan, bahwa Monik TBIG ini memberikan pelayanan kesehatan di dua kecamatan untuk bulan Januari. “Untuk bulan ini kami akan mengirimkan armada Monik TBIG untuk melayani warga di KecamatanKedungwuni dan Wiradesa,” katanya.

Peluncuran mobil klinik ini, dilatarbelakangi oleh keinginan perusahaan yang ingin berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah daerah seperti Gerakan Mengaktifasi Stop Kematian Ibu dan Anak (Gema Setia). “Mobil kesehatan ini sesuai rencana bakal beroperasi secara berkesinambungan dan berpindah-pindah tempat sesuai kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan hal ini bisa bermanfaat,” ujarnya.

Direktur Utama PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, Herman Setya Budi mengatakan, bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) TBIG di bidang kesehatan memang dirancang untuk membantu pihak-pihak berkepentingan dalam mengatasi masalah kesehatan yang masih dialami masyarakat di beberapa daerah. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan yang proaktif dalam merespon masalah-masalah yang terjadi. Ke depan kami selalu berusaha memberikan kontribudi positif bagi daerah,” paparnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Munafah Asip Kholbihi mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada TBIG yang telah berpartisipasi aktif membantu pemerintah daerah dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Hal ini sejalan dengan program pemerintah daerah, yang mencanangkan pada tahun 2018 ini menargetkan seluruh kecamatan mendapatkan perbaikan akses kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan yang berkualitas,” katanya.

Menurutnya, kualitas kesehatan ibu dan anak di beberapa wilayah di Indonesia khususnya Kabupaten Pekalongan masih menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Mencermati hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan merangkul berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Pekalongan seperti Nahdhatul Ulama, Muhammadiyyah, Rifaiyyah dan lainnya untuk ikut berpartisipasi aktif.

“Saya berharap program kesehatan yang diluncurkan TBIG ini tidak hanya menjangkau kaum perempuan dan bayi tetapi juga kelompok masyarakat pria. Terimakasih atas dukungannya selama ini,” ucapnya. 

(Siti Masithoh /SMNetwork /CN40 )