image

Kapolsek Giriwoyo AKP Mulyanto (kanan) mewawancarai dua tersangka pengeroyokan yang ditangkap (kedua dan ketiga dari kiri). (suaramerdeka.com/ Bambang Purnomo) 

13 Januari 2018 | 10:17 WIB | Solo Metro

Kawanan Pemuda Pesta Miras Berujung Pengeroyokan

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Kawanan pemuda yang melakukan pesta minuman keras (miras) waktu dinihari, di tugu bundaran pertigaan Ibukota Kecamatan Giriwoyo (65 Kilometer selatan Kota Wonogiri), berujung cekcok dan pengeroyokan. Dua tersangka pengeroyok ditangkap, dan seorang lagi dinyatakan buron.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede dan Kapolsek Giriwoyo AKP Mulyanto, melalui Kasuag Humas Polres AKP Hariyanto, Sabtu (13/1), menyatakan dua tersangka pelaku pengeroyokan yang telah ditangkap, terdiri atas Kornelius Satya Batistuta (23) warga asal Lingkungan Kwangen, Kelurahan Kedungrejo, Kecamatan Nguntoronadi, dan Ardi Fajar Nugroho (25) penduduk Lingkungan Brak Kidul Kecamatan Giriwoyo, Kecamatan Giriwoyo, semuanya di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Kemudian yang kabur dan dinyatakan sebagai buron, Wahyu Sulandri Ganes Pamungkas (25) warga Lingkungan Kamalan, Kelurahan dan Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri. Wahyu diidentifikasi sebagai oknum anggota Brimob Batalyon B Pelopor Kompi I Unti 3 Polda Banten berpangkat Bharatu.

Dua tersangka yang ditangkap, kini ditahan di Polres Wonogiri, untuk menjalani pemeriksaan kasusnya. Paur Subag Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan, menambahkan, korban pengeroyokan bernama  Okky Fredi Nugroho (27), penduduk Lingkungan Ngebrak Lor RT 3/RW 1, Kelurahan dan Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri.

Sebagai korban, Okky Fredi Nugorho, menyatakan, saat itu dia diundang ke tugu bundaran pertigaan Ibukota Giriwoyo. Di tempat ini, telah ada para tersangka yang pesta miras.

Kepada Okky dilontarkan pertanyaan, apakah melakukan penyebaran isu bahwa Wahyu Sulandri Ganes Pamungkas dipecat dari dinas Polri? ''Saya jawab saya tidak pernah menyebarkan isu seperti itu,'' jelas korban.

Meski demikian, tersangka bertiga tidak percaya dan kemudian mengeroyoknya. Dampak dari pengeroyokan ini, menjadikan korban menderita sakit memar di kelopak mata sebelah kanan, keningnya juga robek berdarah, serta kepala sebelah kiri luka sobek berdarah.

Terkait ini, polisi juga telah meminta keterangan dari saksi Sugeng (35) dan Edi Triyono (25) penduduk asal Dusun Ketro dan Dusun Gedangan, Desa Guwotirto, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri.

(Bambang Purnomo /SMNetwork /CN33 )